Kontroversi Vaksin Covid-19, Haruskah Masyarakat Indonesia Divaksinasi?

Kontroversi Vaksin Covid-19, Haruskah Masyarakat Indonesia Divaksinasi?

Oleh: Bambang Triawan

Vaksin covid 19 yang didatangkan oleh presiden Jokowi dengan dosis ratusan juta untuk mencegah penyebaran covid 19 di Indonesia ternyata menuai kontroversi dari masyarakat Indonesia dari berbagai kalangan, ada yang siap menerima dan ada pula yang menolak untuk divaksin. Sebelumnya pemerintah Indonesia telah memesan vaksin covid 19 dari Sinovac, Novavax, Covax, Astra Zeneca, dan Pfizer dengan total 426 juta dosis. Namun kedatangan vaksin covid 19 ini menuai kontroversi ditengah-tengah masyarakat karena efek sampingnya yang dinilai merugikan. Dalam hal ini pihal yang kontra menyatakan bahwa vaksin covid 19 memiliki efisiasi yang kurang mumpuni, selain itu juga banyak yang mencurigai adanya bisnis vaksin karena dalam waktu yang sangat singkat vaksin berhasil dibuat dan didistribusikan yang mana hal ini menyebabkan kecurigaan pihak tertentu, dan yang paling membuat pihak konta menentang adanya vaksinasi adalah adanya efek samping yang disebabkan vaksin tersebut, ada beberapa berita yang menyatakan efek samping vaksin covid 19 diantaranya berita kematian lansia di norwegia usai divaksin, masyarakat yang positif covid usai divaksin dan relawan yang mengalami kelumpuhan usai divaksin covid 19 tentu hal tersebut membuat kepercayaan masyarakat menurun. Disisi lain pihak yang pro terhadap vaksinasi menyatakan bahwa efisiasi vaksin memang tidak akan 100% karena vaksin hanya akan membantu imun tubuh sehingga 50% efisiasi itu sudah cukup, adanya vaksin akan membantu para medis dalam menangani covid 19, mengurangi tingginya penyebaran covid 19 yang mana hal tersebut akan mempercepat berakhirnya pandemi.

Setelah mengetahui sedikit argumentasi dari pihak yang pro dan kontra lalu kita sebagai masyarakat awam, haruskah kita menolak vaksin atau menerima vaksin?

Dalam hal ini penulis mengajak pembaca untuk menerima vaksin dari pemerintah dan tidak menolak vaksin dengan beberapa alasan yaitu :

  1. Pemerintah adalah orang yang berusaha mengayomi masyarakat dan mencegah pandemi di Indonesia, kita sebagai masyarakat yang baik harus percaya terhadap pemerintah, bahwasanya pemerintah tidak akan membunuh masyarakatnya dan membantu pemerintah melakukan pencegahan terhadap covid 19 salah satunya adalah vaksin
  2. Pemerintah melakukan vaksinasi dengan gratis, itu membuktikan bahwa pemerintah tidak berbisnis dengan rakyatnya. Hanya saja nanti akan ada oknum yang melakukan bisnis vaksin yang harus kita cegah bersama.
  3. Dengan menerima vaksin kita telah membantu mencegah penyebaran covid 19 dan mempercepat penanganan covid 19      

Adapun permasalahan yang dipermasalahkan pihak kontra kita akan membahas problem solvingnya sebagai berikut :

  1. Dalam hal ini Pemerintah telah melakukan hal tepat dengan melakukan vaksin pertama pada pejabat pemerintah sehingga dapat menimbulkan rasa percaya dari masyarakat
  2. Pemerintah harus menjamin keamanan vaksin dan bertanggung jawab sepenuhnya atas efek samping vaksin
  3. Mengendalikan dan memblokir berita hoax yang bertujuan untuk mengurangi rasa percaya masyarakat

Leave a Reply