LAWAN COVID-19 ATAU HIDUP DALAM KEBODOHAN

LAWAN COVID-19 ATAU HIDUP DALAM KEBODOHAN

  • Post author:
  • Post category:Covid 19
  • Post comments:0 Comments
  • Reading time:10 mins read

Nurul Izhan Pepridel Yulanda

Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang -Indonesia

Email: aysilahusna480@gmail.com

Abstrak

Musibah yang melanda negeri ini sudah cukup lama bahkan hampir satu tahun. Musibah itu iyalah COVID-19 yang membuat beberapa sistem kehidupan berubah. Oleh karena itu pemerintah mengeluarkan peraturan penerapan new normal yang diatur dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/328/2020 tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha pada Situasi Pandemi. Pada awalnya  peraturan tersebut sudah dapat dilaksakan dengan baik karena peraturan tersebut di buat melalui penelitian di berbagai tempat. Seperti: kantor, rumah sakit, sekolah dan tempat-tempat umum lainnya. Namun setelah virus COVID-19 ini menyerang dengan waktu yang panjang, hal tersebut membuat masyakat sudah mulai bosan dengan tindakan pemerintah yang terkadang tidak jelas. Sehingga banyak pemberontakan yang terjadi di tengah masyarakat khususnya masyarakat dengan pendapatan minimum. Selain itu masalah yang sangat di perhatikan adalah dunia pendidikan. Karena selama masa pandemi ini banyak orang tua yang merasa kesal di karenakan sulitnya mendidik anaknya sendiri. Bukan hanya itu dalam kegiatan belajar online yang di terapkan dalam beberapa waktu lampau juga masih di anggap belum maksimal hasinya. Karena di dalam pembelajaran online di butuhkan sinyal yang bagus. Akan tetapi, di wilayah yang sulit mendapatkan sinyal seperti wilayah terisolir maka hal itu menjadi tantangan dalam melakukan pembelajaran online. Sedangkan, situasi Pandemi yang melanda dunia termasuk indonesia saat ini masih belum memiliki kejelasan terkait tentang regulasi yang mengatur secara jelas karena peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2020 yang mengatur tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB). Tidak mengatur secara menyeluruh tentang penerapan New Normal (Kenormalan Baru)

Kata Kunci: Penerapan New Normal, pendidikan dan kesehatan.

Abstract

The tragedy that has hit this country has been going on for a long time, even almost a year. The tragedy is COVID-19 which has changed several living systems. Therefore, the government issued a committee for implementing the new normal which is regulated in the Decree of the Minister of Health Number HK.01.07 / MENKES / 328/2020 concerning Guidelines for the Prevention and Control of Covid-19 in Office and Industrial Workplaces in Support of Business Continuity in Pandemic Situations. Initially, these regulations could be implemented properly because these regulations were made through research in various places. Such as: offices, hospitals, schools and other public places. However, after the COVID-19 virus attacked for a long time, the community was getting bored with the sometimes unclear government’s actions. So that there are many rebellions that occur in the community, especially those with minimum income. Besides that, the problem that is very concerned about is the world of education. Because during this pandemic, many parents felt annoyed because of the difficulty of educating their own children. Not only that, in online learning activities that have been applied in the past, they are still considered to have not had the maximum result. Because in online learning, a good signal is needed. However, in areas that are difficult to get signals such as isolated areas, this becomes a challenge in conducting online learning. Meanwhile, the pandemic situation that has hit the world, including Indonesia, currently does not have clarity regarding clearly regulating regulations due to Government Regulation Number 21 of 2020 which regulates Large-Scale Social Restrictions (PSBB). Does not thoroughly regulate the application of New Normal (New Normal)

Keywords: New Normal application, education and health.

PENDAHULUAN

Penerapan New Normal di ndonesia yang diatur dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/328/2020 tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri dalam usaha Mendukung Keberlangsungan pada Situasi Pandemi yang melanda dunia termasuk indonesia saat ini. Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB) dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 telah menyatakan bahwa PSBB dilakukan salah satunya dengan meliburkan tempat kerja

Namun, dibeberapa sektor tidak mungkin melakukan PSBB dalam waktu yang panjang seperti dunia usaha, karena apabila kegiatan ini di lakukan dalam jangka panjang maka akan berakibat kepada penurunan ekonomi yang sangat signifikan. Oleh karena itu dalam memperbaiki ekonomi di negeri ini akan lebih baiknya kita mulai berdamai dan menerima hidup berdampingan dengan virus  COVID-19 ini, hal tersebut di kenal dengan istilah new normal. New normal memang sangat jarang kita dengar bahkan ini juga merupakan istilah baru di negeri ini. Karena istilah ini lebih dahulu di kenal oleh negara-negara yang mengalami puncak dalam menghadapi virus COVID-19.

New normal di indonesia sendiri sudah berjalan dengan baik, akan tetapi dalam dunia pendidikan belum bisa beraktivitas seperti biasanya.Namun berbeda halnya dengan provinsi sumatera barat yang menjadi satu-satunya provinsi yang berani membuka sekolah walaupun dalam proses pembelajarannya juga melalui beberapa peraturan. Hal tersebut juga sudah di pertimbangkan oleh pemerintah di provinsi sumatera barat. Dalam pertimbangannya di lihat dari beberapa faktor diantaranya melihat grafik peningkatan kasus COVID-19.

HASIL DAN PEMBAHASAN

a.         Penerapan New Normal dalam Rangka Penanganan Covid-19

Penyebaran Corona Virus di Indonesia (Covid-19) dengan jumlah kasus dan/atau jumlah kematian telah meningkat dan meluas lintas wilayah dan lintas negara dan berdampak pada aspek politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan dan keamanan, serta kesejahteraan masyarakat di Indonesia. Virus Corona kemudian muncul dan memberikan begitu banyak pengaruh dalam berbagai sektor. Salah satu sektor yang terdampak dan begitu terasa adalah sektor ekonomi.

Menularnya Covid-19 membuat dunia           menjadi resah, termasuk di Indonesia. Covid-19 merupakan jenis virus yang baru sehingga banyak pihak yang tidak tahu dan tidak mengerti cara penanggulangan virus  tersebut. Seiring mewabahnya virus corona atau covid-19 ke ratusan negara, pemerintah republik Indonesia memberikan protokol kesehatan. Protokol kesehatan tersebut akan dilaksanakan di seluruh Indonesia oleh pemerintah dengan dipandu secara terpusat oleh kementerian kesehatan.

Bahkan disejumlah daerah yang telah menerapkan PSBB dianggap tidak efektif  dengan alasan berbagai faktor. Menurut Sosiolog, Imam Prasodjo, Faktor penghambat pelaksanaan PSSB yaitu: 1) kesadaran masyarakat; 2) banyaknya kantor yang harusnya tutup tetapi tidak tutup, masih mewajibkan bekerja; 3) Pembagian sembakon yang tidak lancar; 4) Pendekatan hukum yang tidak serius.

Menurut Ahmad Biroli, untuk dapat menjelaskan efektifitas hukum harus terlebih dahulu membicarakan tentang hukum dalam tataran normative (law in books) dan hukum dalam tataran realita (law in action), sebab tanpa membandingkan kedua variable ini adalah tidak mungkin untuk mengukur tingkat efektifitas hukum. Donald Back berpendapat bahwa efektifitas hukum adalah masalah pokok dalam sosiologi hukum yang diperoleh dengan cara membendingkan antara realitas hukum dalam teori , dengan realitas hukum dalam praktek sehingga nampak adanya kesenjangan antara keduanya.

b.         Sekolah di Buka

Di sumatera barat adalah satu-satunya provinsi yang berani membuka sekolah dalam menerapkan proses pembelajaran. Karena pemerintah di SUMBAR menganggap bahwa pendidikan yang di laksanan secara online tidaklah optimal dalam penerapannya. Hal tersebut tidak luput dari beberapa faktor diantaranya sinyal dan ketidakmampuan orang tua dalam membelikan handpone yang bagus bagi buah hati mereka. Sehingga pemerintah mengambil keputusan untuk membuka sekolah akan tetapi tidak luput dari beberapa peraturan di dalamnya.

Sekolah memang sudah di buka namun dalam pelaksaan pembelajaraan ada beberapa pembagian waktu yang berbeda di setiap jenjang pendidikan. Bagi peserta didik yang duduk di bangku sekolah dasar boleh masuk sekolah setiap hari namun kuota di dalam kelas harus sesuai dengan peraturan pemerintah dan waktu belajarnya juga tidak selama waktu belajar pada hari sekolah biasanya. Sedangakan untuk sekolah SMP/MTSN sederajat dalam pelaksaan waktu sekolah di bagi per kelompok yang mana kelompok pertama masuk kelas dalam 3 hari sedangkan kelopok kedua masuk pada 3 hari berikutnya. Terakhir untuk jenjang SMA sederajat dalam pelaksanaannya juga di bagi dua kelompok dalam satu kelas yang mana kelompok pertama masuk sekolah pada minggu pertama sedangkan kelompok kedua masuk pada minggu kedua. Walaupun dalam waktu pelaksanaannya di bagi-bagi seperti hal di atas akan tetapi orang tua menganggap ini lebih baik dari peda pembelajaran online.

Namun pada kondisi seperti ini orang tua juga tidak bisa lepas tangan dalam medidik putra dan putrinya. Hal tersebut di keranakan ada jeda dalam masa sekolah sesuai penjelasn di atas. Orang tua disini bertugas cukup memantau putra putrinya dalam melaksanakan tugas yang di berikan gurunya di sekolah apabila ada kesulitan maka orang tua harus mengajarkannya secara perlahan kepada anak-anaknya. Sehingga pada masa seperti ini semua pihak harus saling bersatu dalam melawan virus yang menyerang negeri ini.

c.         Solusi “New Normal” dalam Mengatasi Penanganan Covid- 19 di indonesia

New Normal diterapkan setelah PSBB tahap pertama dan tahap kedua berakhir, new normal menjadi pilihan karena beberapa hal, diantarnya alasan penerapan PSBB pada tahap pertama menyebabkan menurunya pendapatan negara dan meningkatkan angka kemiskinan.

Menurut Ketua Tim Pakar gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmita, New Normal adalah perubahan perilaku untuk tetap menjalankan aktivitas normal, tapi ditambah dengan penerapan protocol kesehatan guna mencegah terjadinya penularan Covid- 19.

               Di setiap daerah di indonesia sudah di adakannya sosialisasi tentang bagaimana mengurangi laju perkembangan COVID-19. Sosialisasi ini di berikan oleh para tenaga kesehatan yang mana para tenaga kesehatan juga sudah mendapat panduan dari pemerintah pusat. Sosialisasi ini di lakukan secara terus menerus sehingga dalam penerapan new normal para penduduk sudah dapat menjaga diri dari penyebaran virus corona. Walaupun vaksin COVID-19 sudah di temukan di indonesia akan tetapi untuk menunggu giliran pemberian vaksin, masyarakat juga tidak boleh lengah terhadap virus corona. New normal adalah langkah yang paling tepat untuk hidup berdampingan dengan virus COVID-19.

I.       KESIMPULAN

Regulasi tentang New Normal di ndonesia yang diatur dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/328/2020        tentang Panduan   Pencegahan    dan    Pengendalia Covid-19 pada Situasi Pandemi yang melanda dunia termasuk indonesia saat ini masih belum memiliki kejelasan terkait tentang regulasi yang mengatur secara jelas karena peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2020 yang mengatur tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Tidak mengatur secara menyeluruh tentang penerapan New Normal (Kenormalan Baru) sehingga peraturan tersebut tidak memiliki payung hukun yang kuat, begitu pula dengan penduduk Indonesi yang saat ini diperkirakan mencapai 267.7 juta sangat membutuhkan kejelasan dari pemerintah terkait dengan peraturan yang disediakn oleh pemerintah, sehingga seharusnya DPR dan Presiden harus segera membuat peraturan tentang tentang penerapan New Normal yg bisa dijadikan pegangan dalam penerapan New Normal di saat ini.

REFERENSI

.[1] Muhammad Idris Artikel “Panduan Lengkap Penerapan New Normal yang Wajib       Dipatuhi Perusahaan”, https://money.kompas.com/read/2020/05/ 25/090300826/panduan-lengkap- penerapan-new-normal-yang-wajib- dipatuhi-perusahaan?page=all. Di akses tangal 24 Juni 2020

[2]. Indonesia.go.id, Portal informasi indonesia, 31 May 2020, 07:54 WIBhttps://indonesia.go.id/ragam/komodit as/ekonomi/mengenal-konsep-new-normal di akses pada 25/26/2020.

.php/JHES/article/view/3924, pp 147

[7]  Indonesia.go.id (2020). Mengenal Konsep New Normal.           Available         at https://indonesia.go.id/ragam/komoditas/e konomi/mengenal-konsep-new-normal

 

Leave a Reply