Mengungkap Rahasia Huruf Hijaiyyah
arabic alphabet texture background - high resolution

Mengungkap Rahasia Huruf Hijaiyyah

  • Post author:
  • Post category:Islami
  • Post comments:0 Comments
  • Reading time:5 mins read
sumber: istockphoto

Oleh: Firman Nurul Fauzi

Pernahkah kita berfikir kenapa Allah SWT menggunakan huruf hijaiyyah dalam mengabadikan firman-Nya?  Lantas makna apa yang ingin Allah sampaikan melalui huruf-huruf hijaiyyah tersebut? Allah memperlihatkan keagungan dirinya dalam rahasia dibalik huruf-huruf Kitabullah yakni huruf hijaiyyah. Setiap huruf hijaiyyah tidak hanya memiliki makna ketika terbentuk dalam suatu kata, namun satuan huruf hijaiyyah memiliki makna tersendiri dibalik bentuk dan susunannya. Untuk itu perlu kiranya kita merenungi setiap rahasia besar dalam setiap huruf hijaiyyah yang Allah gunakan untuk mengabadikan kalam agungnya.

Huruf hijaiyyah diawali dengan huruf “Alif (ا)”, ini menandakan Alif mempunyai nilai satu dan awal dari segalanya serta terhindar dari sifat baru, yang berhak atas hal tersebut adalah Allah. Dalam ilmu hisab jumal alif mempunyai nilai 1 yang menandakan bahwa Allah itu waahid. Hal ini menunjukkan bahwa Alloh itu merupakan dzat yang satu tanpa tersusun dari dua bagian atau lebih (Ahmad Shofi Muhyiddin). Kalimat yang menunjukkan akan keesaannya Allah sebagaimana diketahui bersama yaitu لااله إلاالله وحده لاشريك له “Tidak ada tuhan selain Allah yang satu dan tidak ada sekutu baginya”. Kalimat ini menjadi syarat utama seseorang masuk Islam, serta harus meyakini akan kemaha tunggalan-Nya.

Kata “Alif” tersusun dari tiga huruf yaitu alif, lam, dan fa yang dalam bahasa memiliki arti diantaranya “mengasihi” sama dengan arti kata “rahmah”. Hal ini menunjukkan bahwa Allah memiliki sifat kasih sayang yaitu Rahman dan Rahim yang mana dua sifat tersebut Allah tunjukan kepada hambanya tanpa pandang sayang. Hal ini menjadi pelajaran bagi manusia ketika dalam mengarungi kehidupan di dunia fana ini saling mengasihi dan menyayangi sehingga terwujud kedamaian dan kasih sayang dan hingga terbawa ke akhirat kelak.

Huruf kedua dalam susuanan huruf hijaiyyah adalah Ba’ (ب). Hal ini menunjukkan sebuah makna bahwa huruf ba’ adalah kanjeng Nabi Muhammad SAW. Karena Nabi Muhammad merupakan hal kedua yang patut kita puji dan berhak kita cintai setelah Allah SWT. Sebagaimana hadits diriwayatkan Anas bin Malik “Hendaknya Allah dan Rasulnya lebih dicintai daripada selainnya”. Selain itu Syekh Akbar Mhyiddin Ibnu Arabi menyebutkan bahwa ba’ merupakan simbol ittishol (perantara) antara hamba dan tuhannya.

Huruf ketiga dalam susunan huruf hijaiyyah adalah Ta’ (ت). Huruf ini adalah sebuah isyarat yang khitabnya adalah manusia. Manusia merupakan makhluk istimewa dari semua ciptaan Allah dengan bentuk yang indah. Sehingga manusia dikatakan sebagai Ahsanit taqwiim atau makhluk yang paling sempurna. Hal ini karena manusia merupakan manifestasi tuhan di dunia ini untuk memakmurkannya. Selain itu huruf ta merupakan huruf Alif yang direbahkan dengan dua titik diatasnya. Hal ini menyimpan makna bahwasannya manusia terdiri dari dua unsur yaitu unsur siang dan malam, cahaya dan kegelapan, kebaikan dan kejahatan. Dengan demikian manusia tercipta dari tanah liat yang merupakan campuran cahaya dan kegelapan, ada kebaikan dan kejahatan yang menjadi sifat alamiahnya serta dalam setiap tindakkannya terletak sesuatu yang bermanfaat dan berbahaya.

Selain itu dalam kaidah bahasa Arab ta’ digunakan sebagai kata ganti mukhottob (orang kedua). Hal ini menunjukkan bahwa ta merupakan manusia pada umumnya, manusia yang masih awam dan tidak terlepas dari salah dan dosa. Selanjutnya dari ta tersebut memunculkan makna “Taubah” dan ta dalam kata tersebut harus mau menjadi ta qosam (sumpah). Hal ini menunjukkan bahwa sifat asli manusia adalah suka melakukan kesalahan dan dosa. Namun hal tersebut tidak bisa dibiarkan begitu saja tapi harus ada proses taubatnya sebagai wujud pengakuan manusia atas kesalahan yang dilakukannya. Namun dalam proses taubat harus ada suatu janji atau sumpah untuk tidak mengulanginya kembali sehingga muncul dalam taubat istilah taubatannasuha.

Begitupula ta’ mukhottob dapat diartikan bahwa manusia merupakan makhluk sosial yang tidak bisa lepas dari bantuan oarang lain. Hal ini menunjukkan bahwasanya manusia dalam mengarungi kehidupannya di dunia ini tidak akan lepas dari bantuan makhluk lain sekalipun itu hewan dan tumbuhan. Sehingga dari sini dapat dipetik pelajaran untuk saling mengasihi sesama makhluk tuhan karena satu sama lain tidak bisa terlepas. Hal ini kembali lagi pada makna dibalik huruf alif yaitu mengasihi dan menyayangi yang mana bentuk huruf ta terbentuk dari huruf alif. Sedangkan dua titik yang di atasnya menunjukkan bahwa manusia oleh Allah ciptakan secara berpasang-pasangan.

Dari ketiga huruf diatas ini menunjukkan bahwa segala sesuatu yang ada di dunia ini merupakan berasal dari Allah dengan berbagai keberagamannya yang menjadi sunnatullah. Sehingga setelah tiga huruf diatas muncul huruf selanjutnya yaitu Tsa’ (ث). Huruf ini juga terbentuk dari Alif yang direbahkan dengan tiga titik di atasnya yang memberikan makna keberagaman tersebut. Namun keberagaman tersebut bukan berarti suatu ketidakadilan tapi justru itu menunjukkan ke maha adilnya Allah. Serta keberagaman tersebut bukan suatu hal yang harus dipermasalahkan. Sebagai contohnya Allah menciptakan manusia ini beragam suku, bahasa, bangsa, warna kulit dan lain sebagainya untuk saling mengenali. Dari sini bisa kita pahami bahwa keberagaman tersebut merupakan jalan untuk kemaslahatan.

Makna huruf tsa lainnya yang perlu direnungkan diantaranya bermakna tsabit adalah sebuah ketepatan yang ditetapkan Allah di dunia ini, sehingga muncullah istilah takdir. Diantara ketetapan Allah tersebut meliputi jodoh, usia, dan kematian. Semua ketetapan ini merupakan suatu keniscayaan dan hanya Allah yang mengetahuinya. Semua itu merupakan ketetapan Allah Swt yang tersimpan dalam huruf Tsa’.

Selain itu juga masih banyak huruf hijaiyyah lainnya yang semuanya memiliki makna dan rahasia tersendiri. Hal ini menunjukkan bahwa segala sesuatu yang ada di dunia ini memiliki makna dan rahasia dibaliknya. Sehingga dari sini hal yang patut kita lakukan adalah merenungi makna tersebut untuk selanjutnya menjadi pelajaran dan kita terapkan dalam mengarungi kehidupan di dunia ini. Di sisi lain semua makna yang tercantum dalam huruf hijaiyyah ini dan segala sesuatu yang ada di muka bumi ini menunjukkan ke maha besaran Allah dan tentunya Allah menciptakan bukan hanya sekedar menciptakan, melainkan ada rahasia yang ingin Allah sampaikan kepada hamba-Nya.

 

Sumber :

“RAHASIA HURUF HIJAIYYAH- Membaca Huruf Arabiyah dengan kacamata Teosofi” karya Ahmad Shofi Muhyiddin

Leave a Reply